Keluarga pasien yang di hubungi awak media ini mengatakan bahwa adiknya itu masuk rumah sakit pada malam Senin 17 April 2022 untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit daerah tersebut.
Namun setelah di periksa oleh dokter Edy tanggal 18 April 2022 pasien di sarankan untuk di rujuk ke rumah sakit umum Teuku Umar Meulaboh atau rumah sakit umum Zainal Abidin banda Aceh.
Karena di rumah umum daerah Nagan raya tidak ada dokter saraf dan alat scaning untuk mengetahui lebih lanjut penyakit pasien, melihat kondisi pasien saat itu mereka sepakat merujuknya dulu ke rumah sakit daerah Meulaboh untuk melakukan scaning karena alat tersebut tidak ada di rumah sakit Iskandar muda Nagan raya.
Lebih lanjut keluarga korban menjelaskan semua adminitrasinya sudah di lengkapi sekitar jam enam tiga puluh pagi.
Namun hal yang tidak pernah kami duga terjadi,betapa kesalnya kami mulai dari pagi adek kami mesti nya sudah bergerak dari rumah sakit tersebut ke rumah sakit Meulaboh tapi mobil ambulance nya tidak ada dengan alasan sedang mengisi BBM, sehingga pukul sepuluh lebih dua puluh tiga menit baru sampai ambulance dan adek kami pun di bawa ke Meulaboh, dan sampai di ruang ICU rumah sakit Teuku Umar hampir jam dua belas siang namun Tuhan telah mengambil adik kami kembali hanya beberapa saat setelah di ruang ICU tersebut,




