“Untuk bantuan korban gigitan buaya BKSDA minim anggaran, biasanya kalau ada korban untuk penanganannya kita lakukan secara patungan besama teman-teman atau bantuan dari pihak lain seperti perusahaan, tegas Yusmono
Sementara itu Hendri (40) dan Yanto (37) salah satu korban gigitan buaya mengatakan kemarin rumah saya didatangi Tim dari BKSDA, untuk melihat keadaan saya, akan tetapi sangat di sayangkan, santunan untuk saya dan abang ipar saya sebagai korban gigitan buaya, menurut Hendri tidak manusiawi sama sekali, Minggu (17/04/2022).
“Saya dan abang ipar hanya di kasih uang Rp 100 ribu/orang itupun mereka patungan dan mereka menyarankan luka gigitan buaya ini di kasih air garam dan obat repanol saja, mereka tidak membawa kami ke rumah sakit,” tegas Hendri salah satu korban. (M.Tahan)




