Kodam Iskandar Muda beserta komponen Forkopimda, tokoh ulama, tokoh masyarakat Aceh juga ikut menjaga kondisi keamanan dan ketertiban dalam rangka menciptakan iklim investasi yang kondusif dan kenyamanan pelaku usaha dan seluruh masyarakat Aceh dalam melaksanakan aktifitasnya.
Orang nomor satu di Kodam IM mengatakan bahwa wilayah Aceh juga mempunyai sumber daya manusia dan sumber daya alam yang sangat besar baik dari sektor tambang, laut maupun hutan. Apabila dikelola dengan baik tentu akan sangat bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Aceh dan hal itu akan dicapai apabila kondisi wilayah stabil dan aman.
Pangdam berharap dengan melihat secara langsung wilayah Aceh, para peserta SSDN PPRA LXIII Lemhannas akan mendapatkan data, fakta, dan masukan-masukan yang valid dan aktual yang nantinya berguna bagi para peserta.
“Oleh karena itu saya berharap agar kegiatan ini dapat dijadikan sebagai sarana bagi para peserta untuk mendapat penjelasan dan informasi tentang langkah dan upaya Kodam IM beserta Forkopimda dan instansi terkait lainnya dalam menjalankan tugas pokoknya terkait permasalahan strategis yang ada di wilayah Aceh,” pungkas Pangdam IM menutup sambutannya.




