Sejak kebijakan penghentian sementara Program JKA mencuat, dirinya sangat banyak menerima keluhan, aspirasi dan harapan dari masyarakat terkait JKA,pendapat Haji Uma.
Dikarenakan dasar tersebut, dalam rangka mengartikulasi suara masyarakat, maka dirinya tergerak untuk menyikapi persoalan JKA.
“Secara pribadi, saya menerima banyak sekali keluhan dan aspirasi masyarakat terkait JKA. Mereka khawatir dan berharap agar program JKA jangan sampai dihentikan karena sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi masyarakat” ucap Haji Uma.
Oleh karena itu, Haji Uma mengingatkan kepada Pemerintah Aceh dan DPRA untuk kembali ke rambu dasar untuk semangat dalam pembangunan Aceh yang konstruktif dan bermartabat.
Apalagi JKA itu telah menjadi inspirasi dan secara konseptual diterapkan oleh Pemerintah Pusat secara Nasional. Maka ironi jika Aceh sebagai pioner malah menghentikan Program JKA.
Haji Uma juga berharap kepada Pemerintah Aceh bersama DPRA agar dapat segera mungkin duduk bersama untuk menyatukan komitmen guna melanjutkan kembali Program JKA demi tetap menjaga kualitas akses dan layanan kesehatan sebagai salah satu hak dasar dari masyarakat Aceh.




