Selama ziarah rombongan Kasad dipandu oleh penjaga makam yakni Tgk Abdul Wahid. Kasad dan Ketua Umum Persit beserta rombongan berkeliling dan berdialog dengan penjaga makam mengenai sejarah dan kondisi kompleks makam Tgk Syiah Kuala.
Seperti diketahui, Syiah Kuala bernama asli Syeikh Abdurrauf bin Ali Alfansuri, merupakan ulama besar Aceh yang lahir pada tahun 1591 atau tahun 1001 H, dan wafat pada tahun 1696 atau 1106 H pada usia 105 tahun. Almarhum dikenal menjabat sebagai Kadhi Malikul Adil pada masa Kerajaan Aceh Darussalam pada masa pemerintahan para Ratu (Raja Aceh).
Makam Syiah Kuala terletak di pinggir Kota Banda Aceh dan hanya selemparan batu dengan Pantai Syiah Kuala. Ketika bencana gempa bumi berkekuatan 9,1 skala richter yang menyebabkan tsunami menerjang Provinsi Aceh pada 26 Desember 2004 silam, kawasan ini hampir rata dengan tanah. Namun, Makam Syiah Kuala tidak mengalami kerusakan yang berarti.
Untuk diketahui selama ziarah berlangsung tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat, guna mencegah penyebaran virus Covid-19.
(Wartawan Wiwin Hendra)



