“Jangan sampai mahasiswa terpengaruh dengan perpecahan khususnya dengan adanya aliran agama yang merasa menang sendiri dan merasa lebih baik dari pada yang lain. Nilai-nilai bangsa Indonesia tersebut harus dipahami sebagai wawasan kebangsaan,” pesan Kasad kepada mahasiswa USK.
Kasad menyampaikan, ada empat peran yang bisa diambil oleh para mahasiswa dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. “Pertama, sebagai agen perubahan. Kedua, sebagai penjaga nilai-nilai Pancasila. Ketiga, sebagai penerus bangsa. Keempat, sebagai komponen yang memiliki kontrol sosial dalam hidup bermasyarakat,” kata Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M.
Kasad berpesan kepada mahasiswa untuk terus berbuat terbaik dengan tidak menghiraukan ocehan dan dan cacian orang lain dan berbakti kepada kedua orang tua serta memiliki tujuan hidup. “Ada tiga kunci kesuksesaan, pertama lupakan masa lalu, lakukan yang terbaik dan memiliki cita-cita yang harus diperjuangkan,” tutup Kasad dalam kuliah umumnya.
Diakhir acara, Kasad dan Rektor USK saling bertukar cenderamata berupa plakat TNI Angkatan Darat dan plakat Kristal Universitas Syiah Kuala dan dilanjutkan kegiatan foto bersama.



