Tiba Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar, Kasad menerima pengalungan bunga oleh Gubernur Aceh dan Ketua Umum Persit menerima Hand Bouquet dari istri Gubernur Aceh, Dyah Erti Idawati serta disambut dengan tarian Ranup Lampuan Aceh.
Di ruang VIP Bandara SIM, Kasad beserta Ketua Umum Persit mengikuti prosesi adat Aceh yakni Peusijuek atau ‘ditepungtawari’, yang dilakukan oleh Tgk Syeikh Marhaban dari Majelis Adat Aceh (MAA). Kasad mengenakan pakaian adat Aceh lengkap dengan kopiah Meukutop bersama istri yang duduk di atas pelaminan.
Seperti diketahui, upacara peusijuek merupakan tradisi adat bagi masyarakat Aceh yang memiliki makna harapan mereka kepada Sang Tamu Agung akan memperoleh keberkahan dan keselamatan serta perlindungan dari Allah SWT.
Dalam upacara peusijuek yang memiliki arti membuat sesuatu menjadi sejuk atau dingin itu, terdapat lima prosesi Sipreuk Breuh Pade, Ie Seunenjuk, Bukukat, Teumetuk dan pemasangan Pin Rencong dan Liontin Pintu Aceh, yang menjadi ritual saat penyambutan tamu kehormatan masyarakat Aceh.



