Sementara itu Camat Kualuh Selatan Suwedi mengungkapkan Peristiwa hanyutnya Korban berawal, saat korban dijeput beberapa temannya dari rumah untuk bermain Futsal, usai bermain Futsal ketiganya lantas mandi disungai, diduga karena tidak pandai berenang Muhammad Nabil Nauza Ismail (korban) tenggelam dan hanyut terbawa arus sungai.
Melihat Muhammad Nabil Nauza Ismail (korban) hanyut terbawa arus kedua teman korban berusaha untuk menolong, namun derasnya air sungai membuat upaya kedua temannya tidak membuahkan hasil.
Suwedi kepada Nusnet menceritakan “kemarin sore anak ini bermain bola, setelah bermain bola dengan teman-temannya, lantas mandi disungai kualuh, jadi mereka 4 orang, yang satu tidak ikut mandi, yang 3 ini mandi, namun yang 2 berhasil selamat mungkin pandai berenang, namun yang 1 tidak nampak sampai sekarang, ungkapnya.
Petugas BPBD dan Basarnas, sampai saat ini Selasa terus berusaha mencari dan menelusuri sungai dimana lokasi korban hanyut, derasnya arus dan luasnya sungai Kualuh membuat proses pencarian korban mengalami kesulitan, semoga Muhammad Nabil Nauza Ismail (korban) segera ditemukan, ungkapnya. Wartawan ( Tim Uban)



