Paket sembako yang dikirim itu seperti beras, gula, telur, mie instan, kopi, teh sariwangi, minyak kelapa dan bahan pokok dapur lainnya yang dibutuhkan warga.
Dirinya meminta maaf kepada warga terdampak banjir rob di kecamatan Kesui Watubela, lantaran keterlambatan pendistribusian sembako untuk warga terdampak di pulau timur lomin itu. Diakuinya, kondisi alam dengan rentang kendali antara kota Bula dan kecamatan Kesui Watubela yang jauh menjadi faktor utama dalam keterlambatan penyaluran sembako dimaksud.
” Jangan dilihat dari besaran paket sembako yang kami berikan, tetapi ini adalah bagian dari tali kasih dari pemerintah daerah kepada warganya, ” kata Rumalowak.
Selain itu, Rumalowak mengungkapkan bahwa disetiap pendistribusian paket sembako kepada warga terdampak gelombang air pasang, dirinya selalu meminta agar mereka mendoakan kebaikan kepada seluruh ASN lingkup pemda SBT, karena setiap donasi yang diberikan merupakan sumbangan dari gaji ASN.
Kami ASN SBT pasti memiliki kelemahan, namun memiliki kelebihan disisi lain, yaitu bisa membangun kebersamaan dengan kekuatan besar melalui BAZNAS yang menampung sebagian harta profesi kami untuk disumbangkan kepada warga masyarakat SBT yang menjadi korban bencana, pendidikan, kesehatan, tuan guru mengaji serta delapan asnaf yang berhak mendapatkan bantuan, ” Jelas kepala Dinas Dukcapil SBT itu.



