Perlu diketahui lanjut dia mengatakan, bahwa data jumlah kecelakaan lalu lintas pada pelaksaan operasi keselamatan tahun 2021 lalu sebanyak 11 kejadian. “Data yang kita terima mengalami penurunan sebanyak 14 kejadian atau turun 56745 dibandingkan dengan periode yang sama di 2020 lalu sebanyak 25 kejadian,” ungkapnya.
Sedangkan untuk jumlah korban meninggal dunia sebanyak satu orang mengalami penurunan sebanyak 7 orang atau 88 persen dibandingkan periode sebelumnya di 2020 lalu sebanyak delapan orang.
Untuk jumlah pelanggaran lalu lintas operasi keselamatan 2021 sebanyak 33.344, sedangkan pelanggaran lalu lintas di 2020 sebanyak 5.577 mengalami peningkatan sebanyak 27.767 dengan jumlah tilang sebanyak 294 lembar dan teguran sebanyak 33.050 teguran.
Sedangkan 2020 lalu jumlah tilang nihil dikarenakan instruksi dari Mabes Polri hanya dilakukan teguran dan didapati jumlah teguran sebanyak 5.577. “Berdasarkan data tersebut, kita memahami bahwa dalam mengatasi permasalahan lalu lintas tersebut kita perlu melakukan upaya strategis untuk menciptakan situasi Kamseltibcar lantas dengan melibatkan seluruh stakeholders supaya dapat diambil langkah yang komprehensif dan menyelesaikan permasalahan lalu lintas dengan tuntas,” jelasnya.



