Dan yang Ketiga, mengeluarkan infak di jalan Allah. Betapa agung dan mulianya masalah infak dalam ajaran Islam. Allah SWT menyatakan, “Kamu tidak akan memperoleh kebajikan sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai ….” (QS [3]: 92). Infak di jalan Allah merupakan perkara yang sangat berat. Oleh karena itu, perintah untuk berinfak hanya ditujukan kepada orang-orang yang beriman saja. Bahkan, dalam Alquran, mengeluarkan infak merupakan bagian tak terpisahkan dari ketakwaan seseorang.
Alquran mengingatkan, hendaknya dibiasakan berinfak ketika memiliki banyak kesempatan. Ketika jiwa masih bersatu dengan raga. Karena akan menjadi penyesalan manakala kematian datang sementara infak belum pernah dilakukan (QS [63]: 10). Semoga ketiga hal tersebut menjadi kegiatan rutin harian kita, terlebih di bulan Ramadhan yang beberapa waktu lagi akan tiba.. pungkas ustad Fauzan. (Rhm)
Masyarakat Siantar Estate Kab Simalungun Resah: Proyek Rabat Beton Di Kerjakan Asal Jadi
Simalungun, Nusnet.news- Masyarakat Nagori Siantar Estate Kecamatan Siantar Simalungun Provinsi Sumatera Utara merasa resah atas pembangunan yang dilaksanakan di Huta...
Read more




