“Ada enam orang yang mencoba melarikan diri. Namun Alhamdulillah sudah ditangkap dan dikembalikan ke penampungan,” kata Winardy dalam keterangan tertulisnya, Kamis 20 Januari 2022.
Selain itu, Winardy ikut menyampaikan, sebelumnya pada hari Selasa 18 Januari 2022, juga ada delapan imigran Rohingya yang kabur dari penampungan di shelter BLK Gampong Menasah Mee-Kandang dengan cara memanjat pagar.
Kedelapan imigran Rohingya yang kabur tersebut adalah Khaleda Bibi binti Muhammed Yunus (22), Mosana Begum binti Abdul Kasem (18), Asma binti Salim Mulah (15), Haresa binti Saleh Ahmad (24), Kismut Ara binti Solimullah (12), Noor Safa binti Khaitatullah Imur (18), Noor Kayah binti Fetan (24), dan Samira binti Muslim (18).
“Kedelapan Imigran Rohingya yang melarikan diri tersebut berjenis kelamin perempuan dan sampai saat ini belum ditemukan,” katanya.
Diketahui, total keseluruhan imigran Rohingya yang ditampung di Shelter BLK Kandang adalah 105 orang. Dengan rincian, lelaki dewasa 8 orang, perempuan dewasa 80 orang, anak laki-laki 6 orang, dan anak perempuan 11 orang. Namun sekarang sisa 97 orang setelah 8 orang melarikan diri.




