Sebab, bukan diperuntukan sebagai kapal angkut penumpang, apalagi harus menyeberangi Selat Malaka di tengah cuaca yang relatif tidak bersahabat saat ini.
Keberhasilan penangkapan ini tidak terlepas dari informasi masyarakat dan kerjasama antar instansi terkait di wilayah Tanjung Balai dan Asahan.
Hal ini juga membuktikan bahwa TNI AL bertindak tegas tanpa kompromi sesuai kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut.
Tidak ada pembiaran apalagi membekingi kegiatan-kegiatan illegal seperti penyelundupan pekerja migran
Indonesia ini.
Berdasarkan pemeriksaan sementara tidak ada dugaan keterlibatan prajurit TNI AL dalam upaya kegiatan illegal tersebut.
Namun demikian bila dalam pemeriksaan lanjutan ada temuan dugaan personel TNI Angkatan Laut, maka akan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Ilh)




