Bahkan, kata Salman, ada Polres Lhokseumawe tetap menggelar pelayanan vaksinasi pada saat malam hari.
“Polres Lhokseumawe terus berupaya maksimal, vaksinasi sampai dilakukan pada malam hari untuk mencapai target 2500 dosis 1 perhari. Ini semata-mata terus meningkatkan capaian vaksin agar herd immunity segera tercipta,” katanya.
Kalau dikalkulasikan secara keseluruhan, capaian pihaknya masih tergolong rendah. Oleh karena itu, mereka mengimbau kepada masyarakat yang belum vaksin agar segera melakukannya.
“Polres Lhokseumawe sangat serius dalam hal target capaian akhir Desember harus tembus 70 persen. Ini jadi tolak ukur herd immunity dan antisipasi Covid-19 varian baru Omicron,” sebutnya lagi.
Dalam kesempatan itu, Salman juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk mewaspadai varian baru Omicron.
Temuan kasus pertama Covid-19 varian Omicron tersebut sebagaimana diumumkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin beberapa waktu lalu.
“Menkes sudah mengumumkan tentang deteksi varian Omicron. Kita patut mewaspadai itu, karena penularannya lebih cepat dari varian Delta. Omicron ini juga tanpa gejala, masih sehat, tak ada demam, dan tidak ada batuk-batuk. Kalau tidak vaksin berpeluang menyebabkan kematian,” kata Salman.




