“Kemudian amati bahwa kita negara Indonesia yang menghormati semua unsur umat beragama semua unsur suku budaya,” ujarnya.
Namun sebuah kawasan yang bisa menyatukan kita orang bersaudara baik sesama agama, hanya ada di sini dan menjadi contoh bagi umat lain yang ada di Indonesia khususnya di Maluku” kata Tagop.
Menurutnya, komunitas masyarakat menjadi bagian integral yang tidak bisa terpisahkan dengan sebuah langkah maju, baik wilayah kecil maupun kabupaten.
Maka dibutuhkan sentuhan – sentuhan pembangunan untuk bisa berdiri sama rata dengan saudara di tempat lain.
“Langkah demi langkah kita majukan Indonesia. Ke depan harus sudah ada kawasan ini sehingga menjadi simbol kebersamaan,” pungkasnya. (Rad)




