Di sisi lain, Bobby menerangkan, Pemko Medan berupaya dan serius dalam mengatasi permasalahan banjir diawali menganggarkan Rp 1 triliun lebih tahun 2022 untuk perbaikan infrastruktur dan drainase yang ada di Kota Medan.
Sebelumnya, Pendeta GBKP Majelis Runggun Bena Meriah, Roseneli br Sembiring mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Wali Kota Medan. Tentunya para jemaat sangat menyambut suka cita kehadiran orang nomor satu di Kota Medan.
Dijelaskannya, jemaat GBKP bervariasi, ada pedagang dan petani. Kedepannya mereka memiliki program yakni menjadikan gereja bukan hanya tempat ibadah, tetapi menjadi tempat membangun generasi muda yang beriman, intelektual dan berkarakter.
“Kami akan membangun PAUD dan TK di tahun depan. Selain itu merencanakan pembangunan poliklinik guna mewujudkan gereja mandiri. Ini guna mendukung program rumah ibadah mandiri yang dicanangkan Pak Wali Kota untuk meningkatkan kesehatan, kesejahteraan dan pendidikan,” jelasnya. (Red)




