Disaat yang sama, seorang sales perabotan rumah tangga datang ke rumah korban dan bertemu dengan anaknya berinisial Bu.
Oleh anak korban, sales disarankan agar menemui ayahnya di belakang yang seingatnya sedang memperbaiki sumur. Namun, sales itu terperanjat karena melihat korban berada dalam sumur dengan kondisi lemas.
Selanjutnya, sales itupun berteriak minta tolong kepada masyarakat. Sekitar pukul 16.00 WIB korban ditarik keatas dalam kondisi pingsan serta dilarikan ke Puskesmas Tinggi Raja.
Setelah ditangani beberapa saat, korban masih bernyawa dengan kondisi kritis tersebut, dirujuk ke rumah sakit lainnya dikawal personil Polsek Prapat Janji.
Sekitar pukul 18.00 WIB di RS Katarina Kisaran pun turut memberikan pertolongan. Naas, berkisar pukul 18.30 WIB korban telah meninggal dunia.
Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Rahmadani membenarkan kronologis tersebut. Menurutnya, sehari sebelum peristiwa, korban dan adiknya telah mencoba memperbaiki mesin air itu.
Saat itu, korban sudah diketahui mengidap sesak nafas. Maka disepakati dilanjutkan keesokan harinya. Tetapi setahu bagaimana, korban mengerjakannya sendirian.




