Sementara, Menteri BUMN, Erick Thohir menyampaikan bahwa beberapa hal yang menjadi fokus perhatian dalam pengembangan kawasan industri di Indonesia.
Pertama, bagaimana pengolahan limbah bisa dimaksimalkan untuk mendukung program penghijauan. Kedua, bagaimana menciptakan energi terbarukan dari proses mengelola limbah.
“Kita sudah mulai, di KIM ini kerja sama BUMN dan pemerintah daerah dan terakhir adalah bagaimana pengolahan air bersih. Dengan begitu, kita bisa meningkatkan kompetisi, terutama untuk produksi dalam negeri,” sebut Erick.
Dirinya pun berharap, pada kegiatan yang bertema ‘Let’s Invest in Medan’ tersebut, Sumut menjadi prioritas bagi semua pihak yang ingin menanamkan modalnya. Sehingga pemerintah tidak lagi memfokuskan pembangunan hanya di Pulau Jawa.
Senada dengan itu, Direktur Utama PT KIM Ngurah Wirawan menyebutkan bahwa keberadaan kawasan industri tersebut sudah 33 tahun. Sampai sekarang masih terus beroperasi dan berkembang lebih baik lagi.
Selain itu, Ngurah juga meyakini bahwa dengan kegiatan KIM Expo 2021 ‘Let’s Invest in Medan’ yang dihadiri Menteri BUMN tersebut, dapat mendorong peningkatan investasi di Sumut, khususnya di KIM. (red)




