Provinsi Jambi sempat terkoreksi atau minus 0,46 persen pada tahun 2020, namun pada tahun 2021 ekonomi sudah perlahan bertumbuh dengan posisi 3,66 persen sampai triwulan III tahun 2021.
“Nilai ekspor komoditi yang dimiliki Provinsi Jambi selama pandemi naik jadi urutan ketiga se-Indonesia. Dengan bersinergi kita bisa bangkit memulihkan ekonomi. Kami berharap ada inovasi dalam upaya bersama untuk memulihkan perekonomian,” sebut Al Haris.
Sementara, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengupas tuntas prospek perekonomian dan arah kebijakan BI pada tahun 2022endatang.
Kegiatan bertemakan bangkit dan optimis, sinergi dan inovasi untuk pemulihan ekonomi tersebut, secara virtual dibuka Presiden RI, Joko Widodo (riz/rel)




