Sejak kecil, anak pertama dari empat bersaudara itu sudah berkeinginan menjadi Anggota Polri. Setelah lulus dibangku Ponpes pada tahun 2013, Julham mencoba untuk ikuti tes masuk Anggota Polri namun ketika itu nasib baik belum menghampirinya.
Ia gagal, namun tidak putus asa dan bertekat akan mengulangi dalam kasampatan yang akan datang. Dalam mengisi waku luang, Julhamdi pun menempatkan dirinya menjadi seorang Guru Bahasa Arab disalah satu Pesantren di Sumatera Barat.
Kemampuan mengajarnyapun terasah, setelah satu tahun lamanya ia menjadi seorang pengajar.
Kesempatan untuk menjadi seorang Anggota Polri pun tiba, ia kembali mengambil kesempatan itu dan mengikuti tes di tahun ke dua dan kali ini Julhamdi mampu melaluinya, ia diterima menjadi anggota Polri pada tahun 2014.
Setelah menjadi Anggota Polri, atas ijin dan dukungan dari Polres Labuhanbatu ia kembali mengabdikan dirinya sebagai seorang guru Bahasa Arab di Ponpes.
Pihak Ponpes melihat potensi yang luar biasa dari Julhamdi, mulai dari sikap disiplin sampai efektifitas sistem belajar yang dibangunnya membawa berubahan ke arah yang lebih positif di Ponpes sehingga kini ia dipercayakan untuk mengajar di 9 kelas.




