Berdasarkan pengakuan pekerja yang sempat ditemui menerangkan, biaya yang digunakan pengeboran sumur itu berkisaran Rp 7 juta, pembuatan keran penyaluran air diperkirakan Rp 2 juta dan pemasangan meteran listrik berkisar Rp 3 juta.
Sementara, kepada awak media Penjabat Kades Aek Goti yang baru Sarino mengatakan akan segera menyelesaikan pembangunan tersebut. “Lokasi terbaru sudah kita lihat, tinggal menunggu tukang sumurnya,” akunya.
Sedangkan Candra Sakti selaku Inspektur Pembantu wilayah 1 Inspektorat Kabupaten Labusel dikonfirmasi melalui WhatsApp mengakui tengah memeriksanya.
“Pemeriksaan belum selesai, LHP belum terbit, tim sedang melaksanakan pemeriksaan dan belum dapat dikatakan bermasalah atau tidak, karena tim sedang melakukan pemeriksaan,” bebernya. (team)




