“Dulu mereka membeli tanah itu dari Si Maun atau ahli warisnya dan tanah yang ada drainasenya itu juga dibeli katanya. Nggak lama dibeton lah drainase itu, kami keberatan kenapa itu dibeton,” tulisnya.
Wali Kota Medan, Bobby Nasution, mengatakan dirinya bakal mengecek hal tersebut. Dia menyebut bakal menegur pihak yang bersalah terkait viral pembuatan tembok dan pemasangan beton di drainase tersebut.
“Nanti saya cek ya. Karena memang itu kan pertama itu jalan nasional, tentunya drainasenya juga biasanya pengelolaannya drainase-drainase nasional. Kami pemerintah daerah hanya boleh merapikan saja, membersihkan saja. Nanti kalau ada yang menyalah di situ tetap memang wewenang dari kami. Nanti coba saya akan lihat, nanti kalau memang menyalah kita kasih teguran,” ujar Bobby.(haf/haf)
Foto: Ilustrasi media sosial. (Edi Wahyono/detikcom)
Sumber detik.com




