“Kita dimana-mana pemerintah kita defisit. Kita cerita tidak ada duit, masak kita beli mobil sampai Rp 1,78 miliar kan nggak mungkin, nggak etislah,” kata Edimin, seperti dikutip detik.com.
Dibatalkannya anggaran pembelian mobil dinas baru Bupati dan Wabup itu, pemerintah Kabupaten Labusel menghemat pengeluaran sebesar Rp 1,5 M. Rencananya, uang tersebut akan dialihkan ke sektor lain yang lebih membutuhkan.(Julius Marbun)
Foto: DPK PKP Dukung Langkah Bupati dan Wabup Labusel Menolak Pengadaan Mobnas Baru Seharga Rp 2,5 M.(Istimewa)




