Lanjut Bupati, “dengan kedatangan Tim BPK RI, saya berharap OPD Pemkab Batu Bara belajar dan bekerjasama untuk meningkatkan PAD, sehingga Kab. Batu Bara akan menjadi Kabupaten yang Mandiri”, jelas Bupati Zahir.
Kepala BPK RI perwakilan Sumut Eydu Oktain Panjaitan juga menyampaikan, bahwa pemeriksaan kinerja yang berkaitan dengan PAD adalah untuk mendorong Kemandirian Fiskal di daerah terangnya. Dengan tujuan, pemeriksaan kinerja pengelolaan PAD ini merupakan upaya untuk mengembangkan wilayah, mengurangi kesenjangan, dan menjamin pemerataan, khususnya bagi masyarakat di Kab. Batu Bara.
Kemandirian Fiskal merupakan indikator utama dalam mengukur kemampuan Pemerintah Daerah untuk membiayai sendiri kegiatan Pemerintah Daerah tanpa tergantung bantuan dari luar termasuk Pemerintah Pusat.
“pemeriksaan tahap pendahuluan untuk Provinsi Sumatera Utara diambil contoh, yaitu Kab. Batu Bara dan Kab. Tapanuli Selatan”, sebut Eydu.
Untuk itu BPK RI hadir untuk mengajak dan mendampingi Pemerintah Daerah untuk mendorong menuju kemandirian fiskal yang tidak tergantung pada bantuan dari Pemerintah Pusat, tegas Kepala BPK RI Perwakilan Provsu itu.




