“Awalnya kami memperkirakan jumlah warga yang datang tidak terlalu banyak. Ternyata antusias masyarakatnya luar biasa. Pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat menjadi layanan yang paling diminati masyarakat,” ungkapnya.
Sejumlah dokter yang bertugas di antaranya dr. Nurhayati, dr. Ika Khuzaima, dr. Septi, dan dr. Wayan serta perawat
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu Selatan, dr. Nando, menyampaikan bahwa pihaknya telah menugaskan empat dr dan delapan perawat dan farmasi untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, sekitar lebih kurang 100 warga tercatat memperoleh pelayanan pengobatan, sedangkan jumlah warga yang menjalani pemeriksaan kesehatan lebih banyak lagi dan masih perlu dihitung secara terpisah.
Manfaat kegiatan itu juga dirasakan langsung masyarakat. Marwiyah (45), warga Desa Aek Batu yang memiliki empat anak, mengaku terharu melihat kesigapan tenaga medis dalam melayani warga yang datang silih berganti. Ia bahkan sempat mengurungkan niat untuk memeriksakan diri karena melihat antrean yang begitu ramai.




