Terkait penanganan karhutla, Herman Deru mengatakan dirinya turun langsung ke lokasi kebakaran di Desa Jungkal dan menginap bersama Muchendi untuk melihat kondisi lapangan.
“Semalam saya bersama Bupati sampai tidur di lapangan melihat kondisi yang sebenarnya, bukan sekadar menerima kata orang atau laporan semata,” katanya.
Berdasarkan pemantauan tersebut, Herman Deru menyebut angin kencang turut menyulitkan pemadaman karena dapat membawa material pembakaran dan memicu munculnya titik api baru. Meski menghadapi kondisi tersebut, ia memastikan petugas di darat terus berupaya memadamkan api.
“Meski menghadapi tantangan dari alam, saya pastikan pasukan darat kita tidak menyerah dan terus bekerja memadamkan api dengan penuh semangat,” tuturnya.(M.Tahan)




