Menurutnya, pembangunan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, terutama guru, orang tua, dunia usaha, masyarakat dan para pemangku kepentingan lainnya.
Bupati juga mengajak seluruh tenaga pendidik untuk terus memberikan pembelajaran yang inovatif dan inspiratif, sehingga sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, bakat dan karakter.
Sebelumnya acara pembukaan diawali dengan pertunjukan seni tari budaya Melayu yang di susul dengan tarian 12 etnis yang ada di Kabupaten Labuhanbatu.
Selain ribuan pelajar dan guru,turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), PJ Sekdakab Labuhanbatu, Asisten, Kepala OPD, jajaran pemerintahan kabupaten Labuhanbatu, para kepala sekolah,serta sejumlah pemangku kepentingan bidang pendidikan.
Pentas festival ini direncanakan akan berlangsung selama tiga hari kedepan terhitung sejak tanggal 6-8 Oktober 2026.(R2)




