Penyerahan hasil pengumpulan beras ini menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penguatan pemenuhan hak anak serta pendidikan karakter berbasis kepedulian sosial yang digagas oleh pihak sekolah.
Lebih dari sekadar pengumpulan bantuan logistik, program SERUMPUN (Sedekah, Rukun Sama Teman, Peduli Lingkungan untuk Negeri) dirancang sebagai media pembelajaran karakter kontekstual (learning by doing) bagi para peserta didik. Melalui aksi ini, para siswa tidak hanya mempelajari teori kepedulian di dalam kelas, melainkan menyaksikan dan terlibat langsung dalam praktik gotong royong bersama para pejabat daerah.
Kepala SD Negeri 15 Rantau Selatan Dr. Defa S.Pd. M.Pd. menyampaikan bahwa keterlibatan para pemangku kepentingan memberikan keteladanan nyata (role modeling) yang sangat berharga bagi tumbuh kembang anak-anak.
“Anak-anak melihat langsung bahwa berbagi itu nyata dan dapat dilakukan oleh siapa saja. Melalui gerakan segenggam beras ini, kami ingin menanamkan lima pilar karakter utama: empati, gotong royong, tanggung jawab sosial, rasa syukur, serta kepedulian sesama sejak dini,” ujarnya.




