Dikesempatan tersebut Nurlina memohon maaf kepada seluruh orang tua santri, bilah mana terdapat tata didik yang kurang pas terhadap anak – anak, ” terkadang ada kata marah yang keluar dari kami para guru, namun marah tersebut bukan karena benci, namun marah karena sayang yang menginginkan anak ibu menjadi anak anak yang tumbuh terdididik.ujarnya.
Kepala RA Al Hidayah Bulu Cina juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Labuhanbatu yang dinilai menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta didik, guru, dan orang tua.
Pelepasan santri yang dirangkai dengan pentas seni tersebut diiringi suasana haru saat para santriwan dan santriwati menampilkan berbagai pertunjukan, seperti pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hafalan doa-doa, serta penampilan seni islami yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan dan wali murid.
Acara pelepasan tersebut diakhiri dengan prosesi penyerahan tanda kelulusan kepada para santriwan dan santriwati, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan atas perjalanan pendidikan mereka di RA Al Hidayah Bulu Cina.




