Korban yang dinyakan hilang dan hanyut terseret derasnya air sungai sejak Jumat (11/10/24) sore pekan lalu, peristiwa kejadian ini berawal saat korban bersama temannya mandi sambil melompat dari jembatan sungai bahilang,dimana saat itu kondisi air sungai sedang banjir dan melanda hampir seluruh kota Tebingtinggi.
Menurut keterangan saksi yang pertama kali menemukan jasad korban, Ahmad Suteja,malam itu dirinya sedang memancing,saat melihat kebawah sungai dirinya terkejut melihat sesosok mayat mengambang di pintu bendungan.
“Merasa takut dirinya langsung melaporkan ke pihak petugas penjaga pintu bendungan,” kata Ahmad Suteja.
Sementar itu, dilokasi yang sama, Kapolsek Padang Hulu yng malam itu menjabat sebagai Pengamanan dalam ( PADAL ) AKP Marolop Samosir,membenarkan adanya penemuan mayat di pintu bendungan bajayu yang mana mayat tersebut sudah enam hari hanyut terbawa arus sungai.
” Korban pertama kali di temukan warga saat memancing ikan, setelah jasad korban berhasil di evakuasi dari dalam air,kemudian jasad korban di bawa ke rumah sakit Bhayangkara kota Tebing Tinggi,guna untuk di optosi,” ujarAKP Marolop Samosir.(R2).




