Selain menggenangi pemukiman warga, beberapa sarana umum di tempat ini, juga tergenang air. Termasuk pula lahan pertanian, serta kebun karet dan sawit, baik milik petani, maupun milik perusahaan.
Termasuk pula ruas jalan lintas Sumatera Utara, menghubungkan Aek Nabara di Kecamatan Bilah Hulu, dengan Negeri Lama, di Kecamatan Bilah Hilir.
Untuk sementara jalan masih bisa dilalui kendaraan bermotor dan mobil, dengan catatan berhati-hati, karena jalan saat ini di aliri arus air yang cukup deras.(R2)




