
“Selain itu, tak henti hentinya mengingatkan bahwa dalam waktu dekat kita akan memasuki tahun politik, dimana potensi ancaman terhadap kedaulatan negara dan persatuan bangsa semakin meningkat akibat polarisasi kepentingan politik antar kelompok atau golongan. Oleh karena itu, saya menekankan kembali agar seluruh prajurit TNI AD sebagai alat negara untuk tetap memegang teguh komitmen netralitas dan berdiri di atas kepentingan bangsa dan negara”.
Jangan sampai ada prajurit TNI AD yang terjebak dalam politik praktis dan terseret oleh kepentingan-kepentingan pribadi atau kelompok dan golongan tertentu. Kita harus mampu memainkan peranan sebagai penyejuk suasana dan menjadi katalisator serta pemersatu dari semua lapisan masyarakat, sesuai dengan Visi TNI yaitu PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif),” tegas Dandim bacakan amanat Kasad.
Selamat menjalankan tugas dan teruslah berkarya agar TNI AD Tetap di Hati Rakyat. Semoga Tuhan yang maha kuasa senantiasa memberikan petunjuk dan bimbingannya kepada kita dalam melanjutkan pengabdian yang terbaik kepada TNI Angkatan Darat bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai.(Wiwin Hendra)




