“Beberapa kali tim kebakaran kami terhambat petugas tol ruas contohnya saat kebakaran sekitar KM 355 Desa Pedu Kecamatan Jejawi, petugas terkendala saat masuk tol, padahal kebakaran berdekatan dengan kantor mereka,” Ujar Rayen.
Kapolres OKI, AKBP. Dili Yanto, S. IK, S.H.,M.H menyayangkan insiden penahanan Satgas Karhutlah di pintu tol Kayuagung-Palembang tersebut.
“Penanganan Karhutlah butuh dukungan semua pihak, termasuk penyelenggara tol. Butuh kolaborasi semua elemen yang ada di Kabupaten OKI ini,” Ujar dia.
Sementara Bupati OKI, H. Iskandar, SE mengintruksikan seluruh stakeholder di Kabupaten OKI untuk meningkatkan upaya penanggulangan Karhulah.
“Karena kita ini tanggap darurat artinya semua elemen harus dukung, saling bantu, saling peduli karena bukan lagi soal untung rugi tapi soal kemanusian terhadap dampak dari Karhutlah ini yang kita tanggulangi,” Ujar dia. (M.TAHAN)




