Menurutnya, jadwal balapan liar sudah jelas, yaitu malam Kamis dan malam Minggu. Begitu juga dengan lokasinya.
Kepada pihak aparat, pintanya, tolong bagaimana caranya untuk membenahi Kota Singkawang.
“Sebagai masyarakat Kota Singkawang, saya merasa malu dan prihatin dengan kondisi Singkawang sekarang ini,” katanya.(MH)




