Namun kebanyakan pengendara meliwati jalan justru mempertanyakan mutu dan kualitas talud dan jembatan yang baru dibangun perusahaan PT. Batin Penata Yuda tersebut.

Talud yang hancur kemudian dilakukan tambal sulam tentu membuat pemandangan Talud baru tambah jelek, karena hal itu dapat mengurangi nilai estetika.
“Jembatan dua jalur yang dibangun sudah indah tapi ada tambal sulam jadi tidak indah lagi dilihat. Artinya pelaksana proyek tidak mengutamakan kualitas jalan. Proses pemadatan jalan tahap base A dan base B wajib dipertanyakan juga,”
Berdasarkan laporan pengawas di lapangan, bahwa proyek tersebut sangat kurang bagus dikarnakan kurang nya kontrol oleh pihak pemborong.
Menyikapi hal ini, LP-KPK selaku kontrol sosial meminta kepada Kepala Dinas PU Kabupaten OKU Selatan untuk melihat pembangunan tersebut.(Rhm)




