Ia juga menuturkan, ditemukannya korban yang sudah terbujur kaku karena sudah berada lama di dalam air dan telah merenggut nyawanya, oleh Tim gabungan sekira pukul -+ 20.15 WIB setelah waktu Sholat Isya.
Ini semua hasil kerjasama dari Anggota BPBD Kota Langsa, Tim SAR Kota Langsa, Basarnas Kota Langsa dan aparat kewilayahan seperti Anggota Koramil 23/Lgst, Anggota Polsek Langsa Timur, Aparatur Desa beserta warga setempat telah membuahkan hasil, imbuhnya.
Lamanya Almarhum berada di dalam air selama -+ 29 Jam itu disambut oleh hiruk pikuk tangisan banyak warga setempat dan yang lebih hesterisnya secara langsung oleh keluarganya seperti ibu kandungnya sendiri, atas kepergian anaknya yang begitu cepat di usia dini itu lewat pelukan dan dicium rasa kasih sayangnya, tambah Serma Teguh.

Almarhum yang masih berusia 6 Tahun dan masih duduk di bangku sekolah itu yang beralamat di Kecamatan Langsa lama Kota Langsa yang hanyut pada tanggal 02 Januari 2023 oleh
penemuan Jenazah yang diperkirakan -+ 500 meter dari tempat dimana korban terpeleset dan jatuh tenggelam terbawa arus Sungai Krueng Langsa, selanjutnya Almarhum di bawa ke rumah duka untuk dilanjutkan dalam penyegeraan fardu kifayahnya, jelasnya.




