Asahan, Nusnet.news- Aksi pencurian Tandan Buah Segar (TBS) di areal PTPN IV Kebun Tinjowan kembali memakan korban. Seorang petugas keamanan PT Jaya Wira Manggala (PT JWM), Crisnawan, babak belur setelah dikeroyok tiga pria yang diduga kuat tengah mencuri TBS. Insiden brutal itu terjadi di Jalan Mahoni, Desa Suka Makmur, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan, Rabu (pagi) sekitar pukul 06.40 WIB.
Berawal dari Teguran, Berakhir dengan Pembacokan
Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula ketika ia melakukan patroli rutin di areal blok 13 V, Kebun Tinjowan. Saat itu, ia melihat tiga pria — Riswanto alias Jidut, Mahar Efendi alias Golap, dan Andika — tengah memuat buah sawit yang diduga hasil curian.
Crisnawan mendekat untuk memberi teguran. Namun bukannya menghentikan aksi, ketiga pria tersebut justru kabur ke arah Desa Suka Makmur. Tak lama berselang, mereka kembali dan langsung menghadang korban. Suasana memanas dan cekcok pun tak terelakkan.
Di momen itulah tragedi terjadi, Riswanto diduga membacok tangan kanan korban hingga mengucurkan darah, sementara Andika dan Mahar Efendi menghujani korban dengan lemparan batu dan tanah, menyebabkan luka dan rasa sakit hebat di kaki.




