Saat ini Pemerintah menyiapkan strategi dalam meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat antara lain peremajaan sawit distribusi bibit unggul, peningkatan kelembagaan pertanian melalui pendamping petani dan percepatan sertifikasi ISPO (INDONESIAN SUSTAINABLE PALM OIL) dan RSPO (ROUNDTABLE SUSTAINABLE PALM OIL) yang diharapkan dapat memperbaiki pendapatan ekonomi petani kebun secara berkeadilan. Tutup Juhri.
Pada kesempatan itu Ketua tim peneliti memaparkan beberapa temuan utama, antara lain, Perlunya peremajaan tanaman (replanting) pada kebun rakyat yang telah memasuki usia tidak produktif. Penggunaan bibit unggul bersertifikat yang terbukti meningkatkan hasil panen secara signifikan. Penerapan teknologi pemupukan presisi berbasis analisis tanah dan daun. Penguatan kelembagaan petani melalui koperasi untuk mempermudah akses pembiayaan dan pasar. Serta pengendalian hama terpadu serta pengelolaan limbah ramah lingkungan.
Hasil penelitian juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan perkebunan, lembaga keuangan, dan kelompok tani dalam mewujudkan perkebunan sawit rakyat yang berkelanjutan.




